Selasa, 09 Februari 2016

Pengertian & Perbedaan Organisasi Komputer Dengan Arsitektur Komputer


Pengertian & Perbedaan Organisasi Komputer Dengan Arsitektur Komputer


Tujuan

1. Menjelaskan tentang organisasi komputer

2. Menjelaskan perbedaan utama organisasi komputer dan arsitektur komputer

3. Menjelaskan struktur dan fungsi utama komputer

4. Menjelaskan konsep dasar operasi komputer



Pengertian Komputer

Komputer sebagai sebuah sistem yang berhirarki

Komputer dapat dianggap sebagai struktur sejumlah komponen berserta fungsinya yang dijelaskan sebagai fungsi kolektif struktur dan fungsi internalnya.



Arsitektur Komputer

Atribut–atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer

Contoh: set instruksi, aritmetika yang digunakan teknik pengalamatan, mekanisme I/O



Organisasi Komputer

Bagian yang terkait erat dengan unit–unit operasional

Contoh: teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, sistem memori, dan sinyal–sinyal kontrol





Arsitektur sama, organisasi dapat berbeda

Arsitektur bertahan lama, organisasi menyesuaikan perkembangan teknologi

Semua Intel famili x86 memiliki arsitektur dasar yang sama
Famili IBM System/370 memiliki arsitektur dasar yang sama
Memberikan compatibilitas instruksi level mesin
Organisasi antar versi memiliki perbedaan

Struktur dan Fungsi

Struktur adalah bagaimana masing-masing komponen saling berhubungan satu sama lain

Fungsi merupakan operasi dari masing-masing komponen sebagai bagian dari struktur



Fungsi

Semua Komputer Memiliki 4 Fungsi:
Pengolahan data – Data processing
Penyimpanan data – Data storage
Pemindahan data – Data movement
Kendali – Control



Struktur dan Unit Fungsional Dasar Komputer











Definisi Unit Fungsional

1. Input Device (Alat Masukan)

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer

2. Output Device (Alat Keluaran)

Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

3. I/O Ports

Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4. CPU (Central Processing Unit)

CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.

5. Memori

Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

6. Data Bus

Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.

7. Address Bus

Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca.Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.

8. Control Bus

Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 sampai 10 jalur paralel.



Kesimpulan

Komputer adalah sebuah mesin elektronik yang secara cepat

menerima informasi masukan digital dan mengolah informasi

tersebut menurut seperangkat instruksi yang tersimpan dalam

komputer dan menghasilkan keluaran informasi yang dihasilkan

setelah diolah.

Organisasi Komputer adalah bagian yang terkait erat dengan

unit–unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun

sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya.

Arsitektur Komputer lebih cenderung pada kajian atribut–atribut

sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer.

Struktur internal komputer meliputi: Central Processing Unit(CPU),Memori Utama, I/O, Sistem Interkoneksi.

Struktur internal CPU meliputi: Control Unit, Aritmetic And Logic Unit(ALU), Register, CPU Interkoneksi.

Fungsi dasar sistem komputer adalah Fungsi Operasi Pengolahan Data, Penyimpanan Data, Fungsi Operasi Pemindahan Data Fungsi Operasi Kontrol.



Sumber :
http://thoyaan.blogspot.com/2012/10/organisasi-dan-arsitektur-komputer.html

Penyimpanan Data Komputer


                             Macam Macam Media Penyimpanan
A. Media Penyimpanan Magnetik (Magnetic Storage Media)

1). Hard Disk

Hard disk (hard drive atau fixet disk) media ini bersifat non-volatile, artinya dapat menyimpan data meskipun tidak ada aliran listrik. Selain sebagai penyimpanan data, hard disk juga berfungsi sebagai boot device. Hard disk merupakan salah satu jenis piringan magnetic yang memiliki kapasitas yang besar. Hard disk memiliki piringan metal yang dapat dilapisi dengan bahan yang memungkinkan data dapat disimpan dalam bentuk titik-titik. Kapasitas (kemampuan) Hard disk yang saat ini beredar dipasaran berkisar antara 20 GB sampai 40 GB.2). Floppy Disk Drive (Disket)

Floppy disk drive (disket) merupakan memory penyimpanan yang terdiri atau satu buah platter dan dilindungi oleh penutup berbentuk kotak tipis. Floppy disk drive (disket) digunakan untuk menyimpan data dari satu computer lain. Disket berisi sebuah piringan magnetic. Pembacaan dan penulisan data ke piringan magnetic dilakukan melalui head yang akan menempel kepermukaan piringan.

3). Zip Drive

Zip drive merupakan media penyimpanan magnetic dengan head yang sangat kecil dan dapat menampung data hingga 750 MB.

4). Memory Card (Flash Memory Card)

Memory Card (Flash Memory Card) merupakan media penyimpanan yang banyak dipakai pada peralatan computer dan elektronik, seperti kamera digital, laptop, handphone, ipod serta video gam console.

5). USB Flash Disk (Flash Drive atau USB Keys)

USB Flash disk (Flash drive atau USB Keys) memiliki kapasitas data yang besar, tidak gampang rusak, serta berukuran kecil hingga mudah dibawah.

B. Media Penyimpanan Optikal (Optical Disk)

1). CD (Compact Disc atau Laser Optic Disc)

CD merupakan jenis piringan optic yang pertama kali muncul. Pembacaan dan penulisan data pada piringan melalui laser. CD berbentuk lingkaran dengan diameter 120 mm serta memiliki libang ditengahnya yang berdiameter 15 mm. kapasitas penyimpanan CD dapat mencapai 870 Mb yang dapat menyimpan data hingga 99 menit.

Contohnya.

• CD-Rom (Compact Disk read only memory) adalah jenis piringan optic yang mempunyai sifat hanya bisa dibaca. Kapasitas sebuah CD Rom yang berukuran 4,72 inch dapat menampung hingga 640 Mb atau kira-kira 300.000 halamat text.

• CD-R (CD Recordable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data seperti halnya disket, namun isinya tidak dapat diubah lagi.

• CD-RW (CD Writetable) merupakan jenis CD yang dapat menyimpan data namun isinya dapat dihapus dan dapat diganti dengan data yang baru.

2). DVD (Digital Video Disc / Digital Versatile Disc)

DVD adalah merupakan pengembangan dari CD. DVD memiliki kapasitas yang jauh lebih besar dari pada CD biasa, yaitu sekitar 4,7 – 17 GB. Kemampuan DVD dapat dilihat dari jenisnya, yaitu :

• Single-side, single layer kapasitas 4,7 GB

• Double-side, single layer kapasitas 8,5 GB

• Single-sided, double layer kapasitas 9,4 GB

• Double-sided, double layer kapasitas 17 GB

C. Ciri-Ciri Penyimpanan Data

A. Media Penyimpanan Data Utama (Internal Storage)

Media penyimpanan utama termasuk kedalam jenis media penyimpanan elektronik dengan cirri-ciri sebagai berikut :

• Secara keseluruhan operasinya bersifat elektronik sehingga operasinya sangat cepat dan handal.

• Karena operasinya yang elektronik, data hampir bisa diakses sekaligus dari memori utama . dalam waktu kurang lebih seper juta detik suatu item data dapat dipanggil kembali.

• Kecepatan akses yang tinggi sehingga membantu cepatnya pemrosesan.

B. Media Penyimpanan Data Cadangan (External Storage)

Yang termasuk jenis media penyimpanan data cadangan adalah sebagai berikut :
1. Magnetik Disk (Disket Magnetis) atau lebih dikenal dengan Floppy disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
v Flashdisk merupakan media penyimpanan data yang menggunakan teknologi USB.
v Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.
v Floppy disk (disket) secara permanent disegel dalam selubung plastik protektif secara tipis dan bersifat keras.
v Data disimpan didalam track
v Umumnya berukuran 5 ¼ inch dan 3 ½ inch.
v Kapasitas penyimpanannya berkisar dari 1,2 Mb – 1,44 Mb
v Digunakan sebagai media penyimpanan data media yang akan diinput ke system pada komputer.

2. Optic Disk memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
v Menggunakan laser untuk menulis dan membaca data.
v Dapat digunakan untuk menyimpan data yang volumenya


Sumber :http://roswithaabuk.blogspot.co.id/?m=1 :)
luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com